Memperbaiki Genset Rumah 1000 watts

Genset Rumah 1000 watt

Setelah beberapa hari mengutak atik genset rumahan (1000watts) akhirnya dapat juga terselesaikan. Memang ada beberapa kerusakan yang harus diperbaiki, maklum genset ini jarang sekali dipakai. Awalnya genset ini hanya dibiarkan begitu saja di rumah orang tua sehingga saya berinisiatif untuk mengambil genset tersebut dan memperbaikinya. Karena disamping genset ini akan tambah rusak jika dibiarkan begitu saja, juga kebutuhan dilingkungan saya memang sangat diperlukan karena seringnya mati lampu.

Masalah awal yang saya dapati adalah tidak bisa start. Tentu saja yang pertama yang saya curigai adalah busi yang rusak atau kotor. Setelah itu tidak lupa pula saya bersihkan karburatornya dengan udara bertekanan dan memang ada banyak endapan di dalamnya. Oli mesin juga sekalian saya ganti karena sudah nampak hitam. Volume oli yang dibutuhkan ternyata sedikit saja, kurang lebih setengah liter (disesuaikan dengan petunjuk ukuran di sitck penutup) dengan kekentalan SAE 40.

Dan Alhamdulillah, mesin bunyi, namun ada masalah lain yang muncul. Tegangan terukurnya drop, hanya sekitar 40 volt padahal normalnya 230 volt. Maka saya coba mengganti kapasitornya dengan yang baru karena memang setelah saya ukur terlihat nilai yang muncul juga sudah di bawah nilai kapasitor itu sendiri, normalnya 12 mF tapi terukur 2,6 mF. Setelah mengganti kapasitor tersebut output voltagenya sudah ada tapi justru bertambah besar melebihi batasannya (230 volt). Nilai dari pengukuran voltage yang saya dapatkan sekitar 300 sampai 350 volt. Saya juga sempat bingung dengan masalah ini sehingga saya coba menyetel karburatornya sampai saya mendapatkan nilai voltage sekitar 270 volt dengan frekuensi sekitar 49 sampai 51 Hertz. Nilai frekuensi ini saya dapatkan melalui avometer digital yang saya gunakan.

Berulang-ulang saya melakukan penyetelan untuk mendapatkan nilai idealnya yaitu 230 volt dengan frekuensi 50 hz tapi tidak bisa juga, sampai akhirnya saya memutuskan untuk menyetel di nila tegangan 240 volt dengan frekuensi 50 Hz. Nilai ini pun bisa tercapai setelah genset tersebut di sambungkan ke beban. Saya juga baru memperhatikan di genset tersebut ternyata ada tulisan ” for USA market”. Dari sini saya beranggapan bahwa mungkin saja genset ini beroperasi dengan frekuensi tinggi, sekitar 60 Hz karena sepengetahuan saya di Amerika sana memang listriknya beroperasi dengan frekuensi 60 Hz.

Bagaimana menurut anda? apakah kondisi seperti ini normal-normal saja ?

This entry was posted in Utak Atik and tagged , , . Bookmark the permalink.

34 Responses to Memperbaiki Genset Rumah 1000 watts

  1. ardi says:

    terima kasih atas infonya, tutorial ini sangat membantu saya.

  2. dwi says:

    Wah..kasusnya koq sama punya saya ya..terus penyelesain akhirnya gimana? saya sudah ganti AVR tapi tegangan terukur hanya sekitar 40 V. Mohon dijelaskan dimana letak dari capasitor itu? sudah saya cari koq punya saya tidak ketemu ya.. Thanks atas bantuanya

    • admin says:

      salah satu yang mempengaruhi tegangan adalah frekuensi, frekuensi sendiri tergantung dari besarnya putaran mesin. jika anda yakin AVRnya sudah benar (sesuai spesifikasi mesin genset dan masih berfungsi normal) maka pengaturan karbunya (perbandingan udara dan bahan bakar) harus benar sehingga menghasilkan putaran yang sesuai speks mesin anda. untuk yang satu ini saya tidak punya referensi dan biasanya orang yang berpengalaman pun bisa menyetelnya dari bunyi genset itu sendiri. Letak capasitor ada di balik panel, fisiknya pun cukup jelas walau setiap model mungkin saja berbeda, coba anda bongkar dulu panelnya. semoga membantu.

  3. Aroel says:

    Mohon solusi untuk genset saya,, bunyi Dan arus yang dihasilkan tidak stabil/loncat-loncat sehingga jarum penunjuk meter arus juga loncat-loncat Dari angka 60 ke angka 250 secara berulang-ulang terus, masalah tersebut terjadi baru sekarang, biasanya normal, gak Ada masalah…
    Mohon pencerahan nya….

    • admin says:

      coba yakinkan beban dari genset anda apakah stabil atau tidak ? misal jika anda menyalakan mesin cuci otomatis, maka output genset anda juga bisa tidak stabil. angka 60 ke 250 yang anda maksud mungkin tegangannya, bukan arus.
      secara normal, genset seharusnya selalu stabil karena telah dilengkapi dengan AVR (automatic voltage regulator), kemungkinan juga AVR genset anda yang bermasalah dan perlu diganti dengan spek yang sama.

  4. andre says:

    saya mau tanya..saya punya genset rumahan masalahnya HZ tidak bisa outo jd klo ad power masuk langsung mati

    • admin says:

      maaf sebelumnya, saya kurang ngerti apakah maksudnya “HZ” itu frekuensi ?
      jika yang dimaksud adalah frekuensi (normalnya 50Hz) maka untuk mengetahuinya harus menggunakan alat ukur (yang saya gunakan multimeter digital merk Fluke). kemungkinan matinya karena frekuensi terlalu rendah sehingga seolah2 terbaca genset anda overload (kelebihan beban). frekuensi sendiri berhubungan dengan putaran motor genset anda atau pengaturan rpm-nya. ini bisa di-adjust melalui pengaturan supply bahan bakar dan udara pada karburator di genset anda.

      • cepot says:

        mas admin jadi kalau genset itu frekuensinya lebih dari 50Hz yang bermasalah adalah RPM mesin yang tidak sesuai..!
        genset saya setelah diukur 175 V / 175Hz apakah itu jga karena RPM mesin yang tidak stabil…?
        mohon bantuanx

        • admin says:

          setahu saya RPM berhubungan dengan frekuensi, tapi jika nilai ketidakstabilannya sampai 175Hz dengan 175V bisa saja berasal dari AVR-nya.
          coba yakinkan dulu AVR dan kapasitornya masih bagus.

  5. admi softi says:

    bagaimana cara mengatasi genset yang susah hidup, kalo pun bisa hidup tapi tiba tiba mati

    • admin says:

      coba cek dulu businya, kemungkinan kotor atau sudah perlu diganti. cek juga settingan karburatornya, kemungkinan tidak seimbang antara supply udara dengan bahan bakarnya.

  6. ceng wahyuni says:

    saya punya masalah dengan genset saya,buatan cina,kapasitas 3000watt,setelah mesin saya nyalakan,arus tidak keluar,kira2 apa yg harus saya ganti atau lakukan ya pak?

    • admin says:

      arus keluar kalau ada bebannya, misalnya lampu,dll.
      barangkali maksudnya tegangan. coba cek kapasitornya,ukur dengan menggunakan multimeter, kalau rusak ya ganti dengan spek yang sama.

  7. safaqita says:

    saya punya genset 1000watt. Strumnya ga ada, apa karena kapasitornya pecah.. Trus yg co2k kapasitor ukuran brapa.

    • admin says:

      coba ganti dulu kapasitornya, masalah speknya saya kurang tau, samakan saja dengan spek kapasitor sebelumnya.

  8. Yudi says:

    Bisa ga rpm nya di kecilin supaya suara tidak berisik dan konsumsi minyaknya bisa irit. Genset saya 1500 sedangkan daya yg saya butuhkan misal 300 watt

    • admin says:

      menurut saya tidak bisa mas, karena hal tersebut akan berpengaruh ke output frekuensi dari genset. Malah akan sangat berbahaya karena bisa merusak peralatan elektronik anda. Masalah iritnya tergantung bebannya, semakin kecil bebannya (daya atau watt) maka genset anda bisa lebih irit. Masalah bisingnya memang sudah didesain seperti itu yang namanya genset, pasti bising, kecualin genset yang sudah dilengkapi dengan housing/penutup dari pabrikannya.

  9. ian says:

    Saya punya genset 1300 [tertulis] 2 stroke, 1 phase, 50Hz, capasitor 13.5MF 350V
    kalau keluaran mgkn sekitar 800watt.

    Tegangannya turun mjd dibawah 30V. setel karburator jg ga ngaruh.

    capasitor 13,5MF 350V, setelah diukur dgn m.digital mengeluarkan angka 2 – 3.
    AVR belum di cek, (ga ngerti), blush(magnet) masih padat.

    mas admin, apa yg harus saya lakukan.
    bagaimana cara mengecek AVR? jika capasitor diganti dgn satuan yg sama, apakah normal bila voltage keluaran diatas 250V ?

    • admin says:

      Mas Ian,
      Capasitornya kayaknya rusak kalau dari pengukuran cuma mengeluarkan angka 2 – 3 yang seharusnya terukur sekitar 13,5mF, coba ganti dulu yang baru dg spek yang sama. Dari pengalaman saya, bila voltage keluaran diatas 250V itu masih normal, tinggal di set ulang karbunya supaya dapat kisaran 230-240V tanpa beban, setelah dibebani biasanya tegangan akan kembali normal ke 220-230V. Masalah pengecekan AVR genset saya belum tau, maklum bukan montir :)
      Artikel di atas cuma berdasar pengalaman pribadi dengan sedikit basic electrical dan mekanikal.

  10. rayid says:

    Mas admin sy ada genset mini 2nd, 700watt (tulisan nya) masih hidup cuma gak ada panel nya, yang ada hanya 4buah kabel output dari dinamo generatornya ( 2 kabel warna merah dan 2abel warna Biru) yang mau sy tanyakan gimana cara pemasangan kabel outputnya? sy coba pasang kabel biru&merah dipasang kapasitor dan kabel biru& merah lain nya buat output. apakah pemasangan benar seperti itu? karena hasil tegangannya gak sampai 230 volt. mohon pencerahan terimaksih

    • admin says:

      Mas Rayid,
      Jawaban dari saya mirip2 jawaban dari Mas Ian, artikel di atas cuma berdasar pengalaman pribadi dengan sedikit basic electrical dan mekanikal,maklum bukan montir :)
      Masalah wiring kabelnya, bandingkan saja dengan genset lain yang satu phase (220V), soalnya genset saya sudah terpasang fixed jadi susah bongkarnya untuk cek kabelnya, yang jelasnya, output butuh netral dan live (hot), untuk mengetahui netralnnya, ukur dg multimeter, satu diukur ke kabel dan satunya diukur ke tanah, jika terbaca nol maka itulah netralnya, sedangkan yang live-nya saat pengukuran harus muncul nilai tegangan di multimeter.
      Masalah output tegangan yg tidak sampai 230V, coba naikkan rpm-nya dari penyetelan karburator, kalau belum bisa, coba ukur kapasitornya, masih bagus atau tidak ?

  11. miradis says:

    mas saya mau tanyakan masalah genset kobalt 1500 saya,pada karburatornya keluar terus bensinya sampai kekatup-katup karburatornya,saya cek karburatornya biasa aj..apakah ada pengaruhnya pada jarum pengatur minyak dipelampungya nggak ya..mohon bantuannya mas..

    • admin says:

      Setahu saya, karburator bocor kemungkinan dari shield-nya. coba cek lagi dengan teliti mas. Masalah jarum kemungkinan ada juga pengaruhnya, bisa kok diperiksakan ke bengkel motor :)

  12. diwa says:

    mas genset saya kok kalo distra gak bisa?bisanya ditarik talinya itu y?

  13. taufik says:

    Mas kenapa ya genzet. Saya tiba2 turun sendiri gasnya. Saya matikan kemudian dinyalakan lagi tapi tiba2 gasnya menjadi kecil sendiri mengapa ya?mohon bantuanya

    • admin says:

      itu karburatornya yang bermasalah, kemungkinan ada partnya yang mau diganti, bawa saja ke bengkel motor.

  14. Mas bro saya punya gensed tapi kehilangan seri tuk spul nya ,bisa krim gambar nya ?a????????????

    • admin says:

      maaf mas bro, saya tidak punya gambarnya.
      search aja di google dengan kewyord merk gensetnya mas, siapa tau ada yang posting.

  15. shen says:

    mas, mau nanya nih, genset sy merk motoyama 2500, kmrn pny masalah gak kluar tegangannya, kalaupun ada kecil, sktr 30 volt, sy cb bw kebengkel katanya dinamonya mslh, udah sy service dinamo tp gak ada perubahan output tegangannya. Mhn bantuannya, Trims.

  16. Man aircool says:

    mas Bro mau tanya genset sy merk YAMA EMG 1200 waktu start kok angel banget padahal sdh saya lakukan yg seperti sampean lakukan ganti bensin,bongkar kaburator dll,tapi tetap gak mau start dan perlu diketahui untuk start 5 x tarikan udah ngos ngos an nafas ini mas Bro dan Genset tsb baru beli dipakai 5 x itupun gak nonstop cuman 30 menit / x pakai.mohon bantuanya mas….dan klo mau bongkar magnit nya ada dimana ya….? trims….salam….

    • admin says:

      tidak mau start berarti kemunginan masalah mesin asalkan belum terbebani (tersambung ke instalasi listrik). coba cek businya (kalau mensin bensin :) )

  17. Santoso says:

    Mas saya punya jenset, jarum pegukurya kok naik turun jadi lampunya kedap kedip terus itu masalahya apaya?..